HomePortalGallerySearchFAQRegisterLog in
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Pautan
 Profile
 Forum
 Radio OUM
 Portal OUM
 Portal KPM
 megi group
 Portal BPG
 Album
 FAQ
Latest topics
» Adakah pilihan anda itu tepat?
Mon Feb 08, 2010 12:51 pm by Lavendar

» HARI TERBUKA CZ yang Ke-3.
Thu Dec 03, 2009 4:40 pm by Lavendar

» MQL Course @ Commerce Zone!!!
Thu Nov 19, 2009 4:11 pm by Lavendar

» Get Our Free Holiday Rewards For You
Thu Nov 12, 2009 6:17 pm by Lavendar

» New Course Fees Update
Tue Nov 10, 2009 6:49 pm by Lavendar

» Assalamualaikum dan Salam Sejahtera...
Thu Nov 05, 2009 5:22 pm by Lavendar

» OPEN DAY CZ is back | HARI TERBUKA BERSAMA CZ KEMBALI LAGI
Mon Nov 02, 2009 11:42 am by Lavendar

» Khas buat warga Megi Goreng Forum
Wed Oct 14, 2009 12:35 pm by Lavendar

» COMMERCE ZONE | Selamat Hari Raya
Fri Sep 25, 2009 12:36 pm by Lavendar

Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Top posters
ct
 
yusrida
 
miji505
 
hazim
 
Lavendar
 
azura
 
nafi_899
 
putera_santubong
 
cra_8885
 
yusrida689
 

Share | 
 

 kisah nabi junjungan mulia...

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
miji505



Number of posts : 30
Age : 40
lokasi ekau kek mano?? : di mana ada line internet celcom, di situ la lokasi den..
Registration date : 2008-11-18

PostSubject: kisah nabi junjungan mulia...   Mon Dec 08, 2008 10:20 am

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,
Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?

Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke hujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu.

Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim..

Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.

Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.

Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai Rasulullahmu. ..

Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya?
MasyaAllah.. ..macam meter taxi...jalan terus.
Back to top Go down
View user profile
 
kisah nabi junjungan mulia...
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Kisah Nabi Dalam Alkitab (Fitnah Atau Bukan??)
» [film] kisah nabi musa
» faktor yang menyebabkan manusia menjadi kafir
» dukun dan perkara ghoib
» kisah nabi yusuf dan nabi yakub

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
 :: ::: RUANG TAMU ::: :: Hal Ehwal Islam-
Jump to: